Perkembangan Model Atom
Assalamualaikum...
Di postingan pertama blog edukasi ini, saya akan membahas tentang perkembangan model atom. Bagi teman-teman yang sudah belajar kimia, tentunya istilah atom ini tidak asing lagi. Atom adalah bagian terkecil dari suatu unsur. Nah, teori tentang atom ini ternyata mengalami perkembangan. Yuk kita simak teori perkembangan model atom ini! Sebelumnya, mari berkenalan dengan atom lewat video berikut!
1. Teori Atom Dalton
Dalton mengemukakan bahwa atom itu merupakan bagian terkecil dari suatu unsur yang tidak bisa dibagi-bagi lagi, namun masih memiliki sifat dari unsur tersebut. Sehingga Dalton memodelkan atom sebagai bola.
![]() |
| Model Atom Dalton |
Sedikit bercerita dari mana datangnya inspirasi model atom seperti bola. John Dalton (1766-1844) adalah ahli kimia berkebangsaan Inggris yang sekaligus menguasai matematika dan filsuf. Selain mencetuskan teori atom, beliau juga menciptakan hukum tentang gas, serta yang pertama kali mendeskripsikan secara detail tentang buta warna. John Dalton adalah seorang yang suka melakukan eksperimen dan mencukupi kebutuhannya sendiri. Karena ketekunannya bekerja, John Dalton hanya melakukan rekreasi seminggu sekali, yaitu bermain bowling pada setiap kamis sore. Dari bowling yang terbuat dari kayu inilah, Dalton mendapatkan ide teori atom. (Encarta Ensiklopedia-2001)
2. Teori Atom Thomson
![]() |
| John Dalton |
Dalam teorinya, Thomson menggambarkan atom sebagai bola pejal yang bermuatan positif, dan di dalamnya tersebar elektron yang bermuatan negatif.
![]() |
| Model Atom Thomson |
Teori ini dikenal sebagai teori roti kismis. Pada teori ini selain mengenal istilah inti atom, kita mulai mengenal bagian atom yang bermuatan negatif yang akhirnya kita ketahui sebagai elektron.
![]() |
| JJ. Thomson |
3. Teori Atom Rutherford
Rutherford melakukan suatu percobaan yang dikenal sebagai hamburan sinar alfa. Banyak fakta yang akhirnya dia temukan lewat percobaannya tersebut, yaitu:
saat penembakan sinar alfa pada lempeng emas yang sangat tipis, sebagian besar partikel alfa diteruskan. Sehingga dari sini Rutherford menyimpulkan bahwa atom tidak seperti penggambaran Thomson yang berupa bola pejal. Tetapi sebagian besar merupakan ruang hampa (kosong).
Sehingga Rutherford mengusulkan model atom Rutherford yaitu atom terdiri dari inti atom yang sangat kecil dan bermuatan positif, dikelilingi elektron bermuatan negatif. Namun pada teorinya, Rutherford belum mampu menjelaskan bagaimana elektron yang bermuatan negatif tidak tertarik ke dalam inti yang bermuatan positif.
4. Teori Atom Bohr
Karena kelemahan teori atom Rutherford, akhirnya banyak ilmuwan yang melakukan percobaan untuk mencari jawaban kelemahan teori atom tersebut. Niels Bohr, yaitu ilmuwan yang melakukan percobaan spektrum atom hidrogen dan dia berhasil menjelaskan bagaimana elektron itu di sekitar inti atom. Berikut ini merupakn postulat dari Bohr:
a. Elektron mengelilingi inti atom pada lintasan tertentu yang disebut orbit atau kulit
b. Elektron dapat berpindah dari kulit yang satu ke kulit yang lain dengan cara menyerap atau memancarkan energi
Rutherford melakukan suatu percobaan yang dikenal sebagai hamburan sinar alfa. Banyak fakta yang akhirnya dia temukan lewat percobaannya tersebut, yaitu:
saat penembakan sinar alfa pada lempeng emas yang sangat tipis, sebagian besar partikel alfa diteruskan. Sehingga dari sini Rutherford menyimpulkan bahwa atom tidak seperti penggambaran Thomson yang berupa bola pejal. Tetapi sebagian besar merupakan ruang hampa (kosong).
![]() |
| Model Atom Rutherford |
![]() |
| Ernest Rutherford |
Sehingga Rutherford mengusulkan model atom Rutherford yaitu atom terdiri dari inti atom yang sangat kecil dan bermuatan positif, dikelilingi elektron bermuatan negatif. Namun pada teorinya, Rutherford belum mampu menjelaskan bagaimana elektron yang bermuatan negatif tidak tertarik ke dalam inti yang bermuatan positif.
4. Teori Atom Bohr
Karena kelemahan teori atom Rutherford, akhirnya banyak ilmuwan yang melakukan percobaan untuk mencari jawaban kelemahan teori atom tersebut. Niels Bohr, yaitu ilmuwan yang melakukan percobaan spektrum atom hidrogen dan dia berhasil menjelaskan bagaimana elektron itu di sekitar inti atom. Berikut ini merupakn postulat dari Bohr:
![]() |
| Niels Bohr |
a. Elektron mengelilingi inti atom pada lintasan tertentu yang disebut orbit atau kulit
b. Elektron dapat berpindah dari kulit yang satu ke kulit yang lain dengan cara menyerap atau memancarkan energi
![]() |
| Model Atom Bohr |
5. Teori Atom Mekanika Kuantum
Teori atom yang sebelumnya berkembang, akhirnya dipatahkan dengan teori mekanika kuantum ini. Teori ini dikemukakan pertama kali oleh Max Planck. Atom yang dianggap sebagai benda, maka sifatnya harus dapat dijelaskan dengan teori-teori yang ada, terutama tentang sifat dualisme partikel dan gelombang. Karena sifat dualisme ini, akhirnya letak elektron tidak dapat ditentukan secara pasti, namun hanya kebolehjadiannya saja. Sifat dualisme ini mengakibatkan letak dan kecepatan elektron yang tidak dapat dipastikan secara serentak. Apabila letak elektron itu dapat ditentukan secara pasti, maka kecepatannya tidak dapat ditentukan, demikian pula sebaliknya. Sehingga prinsip ketidakpastian muncul dari Heisenberg untuk memperkirakan di mana letak elektron di dalam atom.
![]() |
| Model Atom Mekanika Kuantum |
Untuk menambah pemahaman teman-teman, mari kita simak video tentang perkembangan model atom berikut ini!
Sekarang teman-teman sudah lebih paham tentang perkembangan mode atom ini. Untuk menguji pemahaman teman-teman, yuk kerjakan kuis ini!









Komentar